Minggu, 30 Januari 2011

Wacana pembentukan panitia khusus

. Minggu, 30 Januari 2011

IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia ~> Wacana pembentukan panitia khusus (pansus) Perusahaan Daerah (PD) Perhotelan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) semakin menguat.

Setelah digagas beberapa waktu lalu, Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun juga menyatakan dukungannya untuk pembentukan pansus PD Perhotelan. “Ini demi terang benderangnya berbagai persoalan yang ada di PD Perhotelan,” ujar Saleh di Gedung DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol Medan,kemarin. Usul pembentukan pansus PD Perhotelan pertama kali disampaikan Bendahara Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Sumut Muslim Simbolon.

Belakangan, Ketua Fraksi Partai Hanura Zulkifli Effendi Siregar juga menyatakan bahwa fraksinya juga mendukung pembentukan pansus ini. Pansus diharapkan bisa menelusuri seluruh masalah yang terjadi di badan usaha milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut itu, terutama menyangkut dana dan aset yang dimiliki hingga saat ini. “Kmai akan minta dibahas lagi kelayakan termasuk pembiayaannya.

Kalau layak, tentu akan kami pansuskan,”ujarnya. Saleh yang juga koordinator Komisi C DPRD Sumut berpendapat, pembentukan pansus yang bertugas menyelidiki seluruh permasalahan di PD Perhotelan tidak hendak mencari-cari kesalahan. Tujuannya hanya ingin membawa perubahan yang lebih baik di PD Perhotelan. Beberapa masalah yang dipertanyakan Saleh dan bisa ditelusuri pansus nantinya adalah nota kesepahaman antara PD Perhotelan dengan PT Cakrawala Dekatama dalam pembangunan Chrystal Square di Jalan Imam Bonjol, Medan.

Dalam kesepakatan itu, Pemprov Sumut melalui PD Perhotelan mendapat pembagian keuntungan 20%.Dalam kerja sama ini,PD Perhotelan adalah pemilik lahan. Masalah lain di PD Perhotelan adalah deposito hasil penjualan Hotel Grand Angkasa sebesar kurang lebih Rp18 miliar. Bunga deposito itulah yang digunakan untuk biaya operasional PD Perhotelan termasuk gaji karyawan dan direksi.

“Kini BUMD itu vakum dan direksinya hanya makan gaji buta. Karena itu kami mendukung terbentuknya Pansus DPRD Sumut untuk menindaklanjuti persoalan ini,”ujar Saleh. Muslim menilai, permasalahan di PD Perhotelan disebabkan kesalahan manajemen perusahaan. Selain itu, dia juga melihat adanya kelemahan orang-orang yang diberi kewenangan mengelola perusahaan.

”Dirut PD Perhotelan (Ruslan Hasyim) mengakui banyaknya masalah,tetapi ketika ditanya dia mengelak dan justru menyuruh menanyakan langsung kepada Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Sumut. Dia memastikan Asisten II paling banyak tahu tentang segala persoalan di perusahaan itu,”jelasnya.

Dia menambahkan, masalah yang cukup rumit di PD Perhotelan adalah mengenai status kepemilikan aset,terutama lahan tempat pembangunan Chrystal Square. Jika jadi dibentuk, masalah aset ini akan menjadi salah satu hal yang diinvestigasi. Tahun lalu, saat Komisi C DPRD Sumut dipimpin Arifin Nainggolan, usul pembentukan pansus PD Perhotelan juga sempat mencuat. Namun usulan itu akhirnya tidak ditindaklanjuti.

0 komentar: